
Samsara bekerja sama dengan GWL muda dan Pamflet mengadakan Kompetisi Narasi ‘Dialog Muda’. Sebuah kompetisi penulisan narasi bagi remaja bertaraf internasional. Kompetisi ini melombakan karya karya cerita orisinil untuk dibuatkan menjadi film pendek terkait isu HIV dan AIDS dan Seksualitas. Karya cerita dapat berdasarkan pengalaman nyata atau cerita fiksi. kompetisi ini sukses diadakan di beberapa negara di dunia dengan nama Global Dialogue Narrative Competition, dan tahun ini adalah kali pertama kompetisi ini diadakan di Indonesia dengan nama Dialog muda.
Karya cerita terbaik akan dibuatkan menjadi film oleh beberapa sutradara-sutradara muda dan berbakat dunia. Film-film yang telah diproduksi oleh Global Dialogue, masing-masing menampilkan nama pembuat karya ceritanya, telah ditonton oleh lebih dari 200,000,000 orang tiap tahunnya melalui televisi dan internet. Kalian dapat melihat film-film yang telah diproduksi oleh Global dialoge di www.youtube.com/globaldialogues
Kompetisi Narasi ini dimulai bulan Maret 2013 dan berakhir di tanggal 10 april 2013. Samsara melakukan diseminasi melalui social media, sekolah-sekolah, dan komunitas remaja yang ada di Yogyakarta. Selain itu kami bekerja sama dengan PKBI mengadakan workshop penulisan tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi kepada remaja sekolah dan non sekolah sebagai bagian dari aktivitas diseminasi untuk kompetisi narasi ini.
Samsara menerima 36 aplikasi narasi untuk kompetisi ini dari remaja sekolah dan non sekolah. Setelah kompetisi ini berakhir, kami melakukan proses penjurian untuk semua aplikasi yang masuk baik dari Jakarta maupun Yogyakarta. Juri untuk kompetisi ini terdiri dari 12 orang. Masing-masing 1 orang perwakilan dari organisasi partner yaitu Samsara, GWL Muda, dan Pamfet, 2 orang youth representative yang salah satunya dari Yogyakarta, dan juri-juri yang mewakili public figure, politisi dan aktifis. Proses penjurian berlangsung dalam 3 sesi yang dilakukan setiap hari sabtu selama 3 minggu berturut-turut pada bulan Mei di Jakarta. Dari hasil penjurian tersebut terpilihlah 20 besar narasi terbaik yang didalamnya termasuk juara 1, 2, dan 3 serta satu narasi yang akan dibuatkan film pendek.
Di bulan Juni, Samsara bersama Partner Nasional yaitu HIVOS, GWL Muda dan Pamflet mengadakan acara Awarding Night and National Forum dengan tujuan untuk memberikan penghargaan kepada 20 besar finalis narasi terbaik berikut pemenang 1, 2, dan 3 dalam kompetisi narasi ini. Acara tersebut bertempat di Dia.Lo.Gue Art Space kemang, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh 20 besar finalis narasi terbaik, perwakilan dari organisasi partner, juri, dan beberapa perwakilan stakeholder, serta walikota Jakarta selatan, camat dan lurah setempat. Acara tersebut berisi diskusi tentang proses penjurian kompetisi narasi dialog muda, dan penyerahan hadiah dan sertifikat pada 20 besar narasi teraik kompetisi ini.
2. Dewantari, Putri - Aku Putrimu Bukan Wanitamu
3. Youth forum DIY - Secuil Kisah Laki-laki & Patriarki
4. Agus - Ketika Derajat Dipermasalahkan
5. Sumari, Adi - Suamiku Bersuami Lagi
6. arianti,dwi - Kejamnya Dunia Malam
7. Faqih, Abdullah - Kampung Semar
8. Ega, Aloe - Bidadari
9. Tintin - Kisah Sang Kupu-Kupu
10. Adhan - Aku Bukan Boneka
11. Bunga adi putranti - Wawancara Dengan Seorang ODHA
12. Saragih, Rahmat Sah (Gomat) - Lintang Waluku
13. Youth forum DIY - Gadis Kecilku
14. Nugroho, Setio Arif - Dua Doa Dua Cinta Satu Kelamin
15. Napitupulu, Missael Hotman - Cermin
16. Fadhilah - Seksualitas dan Ekonomi
17. Ania Safitri - Peraturan Daerah Berbasis Syariat
18. Murti, Wulan - That’s My Cup
19. Kurnia Nourma Indah - Mentari Itu Aku Panggil Ibu
20. Purnomo, Agung - Perjalanan Hidup Seorang Aku.
Setelah acara tersebut, dibulan Juli proses pembuatan film pendek sebagai media advokasi program ini dilaksanakan di Jakarta. Sekitar bulan Oktober nanti film tersebut akan di launching dan di diseminasikan kepada remaja di Indonesia.
Kompetisi ini masih akan berlanjut sampai tahun depan, maka dari itu persiapkan dirimu dengan mulai menulis dan membuat karya dengan tema seksualitas dan kesehatan reproduksi.
Siapa tahu, kamu jadi juara tahun depan ^_^
Kompetisi Narasi ini dimulai bulan Maret 2013 dan berakhir di tanggal 10 april 2013. Samsara melakukan diseminasi melalui social media, sekolah-sekolah, dan komunitas remaja yang ada di Yogyakarta. Selain itu kami bekerja sama dengan PKBI mengadakan workshop penulisan tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi kepada remaja sekolah dan non sekolah sebagai bagian dari aktivitas diseminasi untuk kompetisi narasi ini.
Samsara menerima 36 aplikasi narasi untuk kompetisi ini dari remaja sekolah dan non sekolah. Setelah kompetisi ini berakhir, kami melakukan proses penjurian untuk semua aplikasi yang masuk baik dari Jakarta maupun Yogyakarta. Juri untuk kompetisi ini terdiri dari 12 orang. Masing-masing 1 orang perwakilan dari organisasi partner yaitu Samsara, GWL Muda, dan Pamfet, 2 orang youth representative yang salah satunya dari Yogyakarta, dan juri-juri yang mewakili public figure, politisi dan aktifis. Proses penjurian berlangsung dalam 3 sesi yang dilakukan setiap hari sabtu selama 3 minggu berturut-turut pada bulan Mei di Jakarta. Dari hasil penjurian tersebut terpilihlah 20 besar narasi terbaik yang didalamnya termasuk juara 1, 2, dan 3 serta satu narasi yang akan dibuatkan film pendek.
Di bulan Juni, Samsara bersama Partner Nasional yaitu HIVOS, GWL Muda dan Pamflet mengadakan acara Awarding Night and National Forum dengan tujuan untuk memberikan penghargaan kepada 20 besar finalis narasi terbaik berikut pemenang 1, 2, dan 3 dalam kompetisi narasi ini. Acara tersebut bertempat di Dia.Lo.Gue Art Space kemang, Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh 20 besar finalis narasi terbaik, perwakilan dari organisasi partner, juri, dan beberapa perwakilan stakeholder, serta walikota Jakarta selatan, camat dan lurah setempat. Acara tersebut berisi diskusi tentang proses penjurian kompetisi narasi dialog muda, dan penyerahan hadiah dan sertifikat pada 20 besar narasi teraik kompetisi ini.
Berikut ini 20 besar Narasi Terbaik Dialog Muda beserta judul karya mereka:
1. Hariri,sopianto - Alasan Mereka (Waria) memilih Sebagai Sex Worker2. Dewantari, Putri - Aku Putrimu Bukan Wanitamu
3. Youth forum DIY - Secuil Kisah Laki-laki & Patriarki
4. Agus - Ketika Derajat Dipermasalahkan
5. Sumari, Adi - Suamiku Bersuami Lagi
6. arianti,dwi - Kejamnya Dunia Malam
7. Faqih, Abdullah - Kampung Semar
8. Ega, Aloe - Bidadari
9. Tintin - Kisah Sang Kupu-Kupu
10. Adhan - Aku Bukan Boneka
11. Bunga adi putranti - Wawancara Dengan Seorang ODHA
12. Saragih, Rahmat Sah (Gomat) - Lintang Waluku
13. Youth forum DIY - Gadis Kecilku
14. Nugroho, Setio Arif - Dua Doa Dua Cinta Satu Kelamin
15. Napitupulu, Missael Hotman - Cermin
16. Fadhilah - Seksualitas dan Ekonomi
17. Ania Safitri - Peraturan Daerah Berbasis Syariat
18. Murti, Wulan - That’s My Cup
19. Kurnia Nourma Indah - Mentari Itu Aku Panggil Ibu
20. Purnomo, Agung - Perjalanan Hidup Seorang Aku.
Setelah acara tersebut, dibulan Juli proses pembuatan film pendek sebagai media advokasi program ini dilaksanakan di Jakarta. Sekitar bulan Oktober nanti film tersebut akan di launching dan di diseminasikan kepada remaja di Indonesia.
Siapa tahu, kamu jadi juara tahun depan ^_^



